aku heran pada diriku sendiri, ntah apa yang salah denganku. setiap kali aku berada di antara orang-orang baru aku tak pernah bisa dekat dengan mereka walaupun aku berada dalam keramaian. aku selalu bertanya pada diriku mengapa orang-orang itu melihatku dengan tatapan yang lain dengan maksud yang lain. aku bukannlah orang yang sombong karena aku tau tak ada yang harus aku sombongkan dalam hidupku ini. bukannya tidak ingin menyapa tapi aku hanya malu dan akupun tidak ingin menjadi pribadi seperti orang lain. yah, aku tau kelemahanku adalah karena aku terlalu malu dan menutup semua tentang diriku kepada siapapun.
mereka yang sama sekali tak mengenalku, dan akupun tak ingin mereka masuk ke dalam duniaku lalu dengan gampangnya mereka pergi begitu saja. aku sangat sulit untuk mempercayai orang, apalagi kalau sudah dari awal aku melihat itu tidak pantas yah tak perlu aku untuk basi-basi kepada mereka.
bukankah setiap orang mempunyai kepribadian yang berbeda? yah, inilah aku dengan kepribadian yang negatif karena selalu saja memupuk rasa malu ku dan ke kakuanku pula yang membuat aku untuk melakukan sesuatu menjadi aneh. rasanya aku selalu menangis dalam hati ketika mereka selalu melihatku seperti itu. aku tak pernah mengusik mereka, tatapan mereka itu yang membuatku menjadi tidak nyaman untuk bergerak.
aku lelah dengan zona yang seperti ini. aku tidak nyaman ruang gerak ku sempit !
Tidak lihatkah
kau betapa dalamnya perjuangannya. Beliau yang selalu tidak bisa tidur
hanya memikirkan bagaimana kehidupan beliau dan anak-anaknya. beliau
yang selalu rela di caci-maki oleh orang hanya untuk melindungi
anak-anaknya. sehingga beliau sakit-sakitan seperti ini. dan kau hanya
bisa terdiam melihatnya begitu. kau tidak pernah memahami bagaimana jadi
sepertinya terlalu berat tanggungannya. tapi kau hanya bisa menikmati
hasilnya saja dan tidak memperdulikan wanita yang separuh baya itu tanpa
pernah beliau merasakannya ini semua demi anak-anaknya. bersyukurlah
kau karena kau itu memiliki beliau walaupun sudah setengah abad usianya.
bantulah beliau di saat hari tuanya. buatlah beliau bisa menikmatinya.
janganlah kau hambur-hamburkan uangmu untuk yang tidak berguna.
hari ini tanggal 21 april 2013.
pagi ini aku terbangun bukan karena biasanya aku bangun sendiri, tetapi aku terbangun karena mendengar suara yang sedang menangis yang tak lain adalah ibuku. aku masih ditempat tidur sambil mendengar tangisannya dan keluh kelasahnya. tak ada yang bisa kulakukan. aku hanya terdiam dan merasakan bagaimana perasaan ibuku. sampai akhirnya aku beranjak dari tempat tidurku menuju kamar mandi untuk cuci muka. dan ketika aku mulai kebelakang aku melihat ibuku sudah menghapus air matanya. mungkin beliau tidak ingin aku melihat air matanya. karena beliau tahu aku tidak ingin melihat pipinya basah karena kehidupan yang sulit ini.
penyebab air matanya adalah ketika beliau hidup dalam keterpurukan bersama suaminya yang tidak bisa menafkahi keluarganya. jadi ibuku berusaha banting tulang sendiri untuk mencukupi kehidupan keluarga khususnya untuk aku dan abangku.
ibuku adalah seorang wanita yang kuat, dan tak bisa aku jelaskan dg kata-kata. beliau bekerja dari pagi sampai malam bahkan pergi ke luar kota cuma pp dan hanya istirahat sebentar.
andaikan saja umurku sudah lebih dari 20 tahun dan lulus kuliah, pastinya aku tidak ingin melihat ibuku bersusah payah membanting tulang. aku ingin beliau menikmati masa tuanya. aku ingin melakukannya utuk ibuku bukan untuk ayahku, karena ibu adalah yang terpenting dalam hidupku.
aku tidak ingin ada lagi air mata di pipi beliau, walaupun aku selalu cuek didepannya tapi aku sebenarnya sangat sayang dengan beliau bahkan akupun tak ingin beliau mengetahui aku menangis karena tidak bisa melakukan apa-apa untuk membantu beliau.
ibu engaku adalah yang terbaik diantara yang terbaik dan engkau tak akan pernah bisa digantikan dengan ibu-ibu yang lain. i love you so much mom and only you.