Senin, 17 Februari 2014

°

Dulu sama sekarang tuh 180° udah berbeda, dan aku pun harus sadari itu.

Dulu ya semua masih lengkap, diselimuti dengan kebahagiaan saat kamu belum tahu apa-apa.

Tapi seiring berjalannya waktu pun aku menyadari bahwa tidak ada kebahagiaan itu lagi, apalagi memang ada yang salah dalam sistem di keluarga ini. Robohnya sistem keluargaku ini.
Terasa sangat menyakitkan. Hanya ada satu yang selalu memperjuangkan untuk keluargaku, ya hanya ada ibu saja.

selalu mendapatkan yang kita mau, tapi itu dulu.
Dan hidup itu pun selalu berputar tidak selamanya bahagia, tapi saat ini benar-benar di uji. Seberapa kuatkah keluarga ku mampu bertahan atas ujian dari Tuhan ini.

Tapi, jujur terkadang aku pun masih belum bisa terima dan menyadari ternyata sudah tidak seperti dulu lagi.
Ingin ini itu, semuanya harus di tunda dulu.
Rasanya ingin membantu ibu, tapi ibu pun menuntut aku harus fokus pada sekolah, dalam hati aku selalu menolaknya. Kenapa di paksa jika memang tidak mampu lagi, aku rela kalau harus meninggalkan sekolahku daripada harus membuat ibuku semakin sakit.
Tapi, beliau kekeh ingin aku sekolah.
Selalu saja hanya bisa menangis saat benar-benar terjatuh seperti ini. Tidak seorangpun nengetahui ini, apalagi kalau aku menangis.
Aku pun lebih sering memilih untuk sendiri dan menjauh dari orang lain. Sendiri semuanya itu lebih baik untukku daripada berharap pada orang yang nyatanya tidak bisa membantu. Dan diam adalah bagian yang selalu aku pilih untuk menutup semua yang terjadi padaku.
Bukan sombong atau pemilih, tapi lebih menutup diri dari siapa pun.

Rabu, 29 Januari 2014

srh83hffsavn

perlu kamu tahu, kalau aku bukanlah teman sejatimu. aku bukanlah pendengar yang baik, bukan pula pemberi solusi yang benar.. dan aku selalu mengeluh tentang waktu yang kamu miliki, aku pun sadar kalau aku selalu egois. aku hanya memikirkan diriku, aku hanya ingin diperhatikan saja. tanpa mempedulikanmu, bagaimana keadaanmu.
aku pun terlalu gengsi karena tidak bisa mengatakan semua perasaan ini. mungkin hanya disimpan, dan selalu memperlakukanmu seperti oraqng lain. tapi, sebenarnya perasaan ini sangat menyayangimu dari yang kamu tahu. dari sikap ku semua ini aku sadar sangat menyakiti dirimu.

mungkin, ini jalannya untuk kita tidak bersama lagi. tolong, aku hanya ingin melupakan kamu. karena setiap aku berusaha melupakan tapi ternyata aku selalu gagal. 

aku hanya ingin kamu bisa bersama dengan seseorang yang tepat denganmu, bukan aku. karena aku pun tahu aku tak pantas. dengan segala kecerobohanku ini aku tidak dapat selalu bersamamu juga.

salahku, karena telah membiarkanmu mempunyai perasaan lebih kepadaku. karena aku tidak dapat membalas semuanya. semua yang telah kamu lakukan untukku itu adalah hal termanis yang pernah aku dapatkan.
terima kasih banyak untuk semua hal itu.

Sabtu, 27 Juli 2013

sedikit ruangku

aku heran pada diriku sendiri, ntah apa yang salah denganku. setiap kali aku berada di antara orang-orang baru aku tak pernah bisa dekat dengan mereka walaupun aku berada dalam keramaian. aku selalu bertanya pada diriku mengapa orang-orang itu melihatku dengan tatapan yang lain dengan maksud yang lain. aku bukannlah orang yang sombong karena aku tau tak ada yang harus aku sombongkan dalam hidupku ini. bukannya tidak ingin menyapa tapi aku hanya malu dan akupun tidak ingin menjadi pribadi seperti orang lain. yah, aku tau kelemahanku adalah karena aku terlalu malu dan menutup semua tentang diriku kepada siapapun. 

mereka yang sama sekali tak mengenalku, dan akupun tak ingin mereka masuk ke dalam duniaku lalu dengan gampangnya mereka pergi begitu saja. aku sangat sulit untuk mempercayai orang, apalagi kalau sudah dari awal aku melihat itu tidak pantas yah tak perlu aku untuk basi-basi kepada mereka. 

bukankah setiap orang mempunyai kepribadian yang berbeda? yah, inilah aku dengan kepribadian yang negatif karena selalu saja memupuk rasa malu ku dan ke kakuanku pula yang membuat aku untuk melakukan sesuatu menjadi aneh. rasanya aku selalu menangis dalam hati ketika mereka selalu melihatku seperti itu. aku tak pernah mengusik mereka, tatapan mereka itu yang membuatku menjadi tidak nyaman untuk bergerak. 
aku lelah dengan zona yang seperti ini. aku tidak nyaman ruang gerak ku sempit !

Jumat, 07 Juni 2013

perjuangan wanita

Tidak lihatkah kau betapa dalamnya perjuangannya. Beliau yang selalu tidak bisa tidur hanya memikirkan bagaimana kehidupan beliau dan anak-anaknya. beliau yang selalu rela di caci-maki oleh orang hanya untuk melindungi anak-anaknya. sehingga beliau sakit-sakitan seperti ini. dan kau hanya bisa terdiam melihatnya begitu. kau tidak pernah memahami bagaimana jadi sepertinya terlalu berat tanggungannya. tapi kau hanya bisa menikmati hasilnya saja dan tidak memperdulikan wanita yang separuh baya itu tanpa pernah beliau merasakannya ini semua demi anak-anaknya. bersyukurlah kau karena kau itu memiliki beliau walaupun sudah setengah abad usianya. bantulah beliau di saat hari tuanya. buatlah beliau bisa menikmatinya. janganlah kau hambur-hamburkan uangmu untuk yang tidak berguna.

Sabtu, 20 April 2013

air matanya lagi

hari ini tanggal 21 april 2013.

pagi ini aku terbangun bukan karena biasanya aku bangun sendiri, tetapi aku terbangun karena mendengar suara yang sedang menangis yang tak lain adalah ibuku. aku  masih ditempat tidur sambil mendengar tangisannya dan keluh kelasahnya. tak ada yang bisa kulakukan. aku hanya terdiam dan merasakan bagaimana perasaan ibuku. sampai akhirnya aku beranjak dari tempat tidurku menuju kamar mandi untuk cuci muka. dan ketika aku mulai kebelakang aku melihat ibuku sudah menghapus air matanya. mungkin beliau tidak ingin aku melihat air matanya. karena beliau tahu aku tidak ingin melihat pipinya basah karena kehidupan yang sulit ini. 
penyebab air matanya adalah ketika beliau hidup dalam keterpurukan bersama suaminya yang tidak bisa menafkahi keluarganya. jadi ibuku berusaha banting tulang sendiri untuk mencukupi kehidupan keluarga khususnya untuk aku dan abangku. 
ibuku adalah seorang wanita yang kuat, dan tak bisa aku jelaskan dg kata-kata. beliau bekerja dari pagi sampai malam bahkan pergi ke luar kota cuma pp dan hanya istirahat sebentar.
andaikan saja umurku sudah lebih dari 20 tahun dan lulus kuliah, pastinya aku tidak ingin melihat ibuku bersusah payah membanting tulang. aku ingin beliau menikmati masa tuanya. aku ingin melakukannya utuk ibuku bukan untuk ayahku, karena ibu adalah yang terpenting dalam hidupku. 
aku tidak ingin ada lagi air mata di pipi beliau, walaupun aku selalu cuek didepannya tapi aku sebenarnya sangat sayang dengan beliau bahkan akupun tak ingin beliau mengetahui aku menangis karena tidak bisa melakukan apa-apa untuk membantu beliau. 
ibu engaku adalah yang terbaik diantara yang terbaik dan engkau tak akan pernah bisa digantikan dengan ibu-ibu yang lain. i love you so much mom and only you.